BOJONEGORO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perbincangan publik di Kabupaten Bojonegoro. Kali ini, sorotan muncul terkait menu yang dibagikan kepada siswa selama bulan Ramadhan, yang disebut berbeda dari pola distribusi sebelumnya.
Sejumlah unggahan di media sosial Pada 23/02/26, menyuarakan bahwa paket yang diterima berupa makanan kering tanpa lauk basah. Unggahan tersebut disertai harapan agar aspirasi masyarakat dapat didengar tanpa menimbulkan kesalahpahaman.
Perubahan pola menu selama Ramadhan dinilai sebagian warga perlu disertai penjelasan terbuka, terutama terkait pertimbangan teknis, kandungan gizi, serta kesesuaian dengan kebutuhan siswa.
Di sisi lain, beberapa pihak berpendapat bahwa penyesuaian menu bisa saja dilakukan untuk menjaga kualitas dan ketahanan makanan selama bulan puasa.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola MBG di Bojonegoro terkait kebijakan menu Ramadhan tersebut.
Media ini mengedepankan prinsip keberimbangan dan tetap membuka ruang konfirmasi serta hak jawab dari pihak terkait agar informasi yang tersaji utuh dan akurat.(Berita Bojonegoro2)