BREAKING NEWS
Selamat datang di Portal Berita Anda | Media terpercaya | Informasi aktual setiap hari

Jembatan di Desa Ngablak Kecamatan Dander Belum Ada Papan Informasi Proyek, Penerapan K3 Perlu Diperhatikan

Bojonegoro - Buru Fakta News - 8 Juni 2026 – Pembangunan jembatan sebagai akses penghubung antarwilayah di wilayah Kecamatan Dander Ngulanan ke Desa ngablak, Kabupaten Bojonegoro, masuk dalam kategori pekerjaan konstruksi berisiko tinggi. Oleh sebab itu, penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi hal mendasar yang harus diperhatikan guna meminimalkan potensi kecelakaan selama pengerjaan berlangsung.
 
Selain masalah keselamatan, aspek keterbukaan informasi juga menjadi sorotan. Saat melakukan pemantauan lapangan pada Senin, 8 Juni 2026, tim wartawan tidak menemukan papan informasi proyek di lokasi. Padahal, papan tersebut seharusnya memuat data penting seperti nama kegiatan, sumber dan nilai anggaran, identitas pelaksana dan konsultan pengawas, serta jadwal pelaksanaan.
 
Papan informasi memiliki fungsi strategis sebagai sarana transparansi, agar masyarakat dapat mengetahui rincian penggunaan dana publik sekaligus berperan dalam mengawasi jalannya pembangunan.
 
Berbicara kepada wartawan, Suwito, mandor di lokasi proyek, menyebutkan bahwa progres pengerjaan diperkirakan telah mencapai 50 hingga 60 persen. Namun, ketika ditanya mengenai identitas lengkap proyek, detail pelaksana, konsultan pengawas, alasan tidak adanya papan informasi, dan penerapan standar K3, Suwito mengaku tidak mengetahui secara rinci. Ia menyarankan wartawan untuk memastikan hal tersebut kepada pihak Pemerintah Desa setempat.
 
Dari keterangan sejumlah pekerja dan pengawas di lapangan, diketahui bahwa sebagian tenaga kerja yang terlibat didapatkan melalui arahan dari Feri, Kepala Desa Jati Blimbing. Namun, informasi ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak yang bersangkutan.
 
Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, tim redaksi telah menyampaikan permohonan konfirmasi secara tertulis kepada Feri selaku Kepala Desa Jati Blimbing terkait informasi yang berkembang di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan yang diterima.
 
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Pemerintah Desa Ngablak melalui Kepala Dusun setempat, meliputi aspek pelaksanaan proyek, penerapan K3, dan kelengkapan administrasi informasi. Namun, hingga berita ini diterbitkan, tanggapan yang diharapkan juga belum diperoleh.
 
Perlu ditekankan bahwa temuan di lapangan ini belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek. Meski demikian, sejumlah hal yang ditemukan dinilai memerlukan penjelasan resmi dari pihak terkait agar masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh dan jelas.
 
Masyarakat setempat berharap jembatan yang sangat dibutuhkan tersebut dapat rampung tepat waktu, dengan tetap menjaga kualitas bangunan, memprioritaskan keselamatan para pekerja, serta menerapkan prinsip keterbukaan informasi. 

Mengingat proyek ini sebelumnya telah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, publik juga berharap pengawasan terus dilakukan hingga pembangunan selesai dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga.
 
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan hasil pemantauan lapangan, dokumentasi, dan keterangan narasumber pada 8 Juni 2026. Sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, redaksi membuka seluas-luasnya ruang bagi hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini. Tanggapan resmi yang disampaikan akan kami muat secara proporsional sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang dan bertanggung jawab.
 
© 2026 Buru Fakta News
Dilarang memperbanyak atau menyalin tanpa izin tertulis dari redaksi.


Bagikan Berita Ini