Breaking News
Selamat datang di Buru Fakta News | Media Cepat, Akurat & Terpercaya | Update berita setiap hari
Tak ada hasil yang ditemukan

    Dugaan Tindak Asusila Dilaporkan ke Polisi, Mahasiswa Pamekasan Mengaku Alami Tekanan


    PAMEKASAN — Aparat kepolisian di Polres Pamekasan tengah menyelidiki laporan dugaan tindak asusila yang dilayangkan seorang mahasiswa berinisial SU terhadap seorang dai berinisial MS.

    Dalam keterangannya kepada wartawan, SU mengungkapkan dugaan peristiwa bermula dari komunikasi yang kembali terjalin pada April 2023. Ia menyebut sempat diajak berbuka puasa bersama sebelum akhirnya dibawa ke sebuah homestay dengan alasan pembicaraan pribadi.

    Menurut pengakuannya, di lokasi tersebut terjadi dugaan tindakan yang tidak diinginkan. SU menyatakan telah berupaya menolak, namun merasa berada dalam tekanan.

    Tak hanya itu, SU juga mengaku menerima ancaman verbal dan teror melalui media sosial setelah hubungan keduanya memburuk. Ia kemudian menyampaikan persoalan ini kepada keluarga pada 2024 sebelum akhirnya membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

    Kuasa hukum korban menyebut kliennya mengalami tekanan psikologis, terlebih dengan dugaan adanya dokumentasi video saat peristiwa terjadi. Pihaknya berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara ini secara profesional.

    Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, menyampaikan bahwa laporan telah diterima dan saat ini masuk tahap penyelidikan.

    “Kasus ini sedang kami dalami. Kami mengumpulkan keterangan dan alat bukti yang diperlukan,” jelasnya.

    Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terlapor. Proses hukum masih berjalan dan kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum ada hasil penyelidikan lebih lanjut.

    Redaksi menegaskan pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan para pihak yang tersedia, tetap berimbang, serta menghormati asas praduga tak bersalah sesuai peraturan yang berlaku.(team/red) 
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال