BOJONEGORO – Buru Fakta News - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan PUK turut Desa Malo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Genio dengan kendaraan truk molen dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Genio nomor polisi S-5651-AAD kontra truk molen nomor polisi H-9102-QQ.
Pengendara sepeda motor diketahui berinisial R.K. (16), perempuan asal Desa Kandangan, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara pembonceng sepeda motor berinisial K.M. (16), warga Desa Sumbangtimun, Kecamatan Trucuk, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan medis.
Sedangkan pengemudi truk molen diketahui berinisial N (60), warga Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, semula kendaraan truk molen melaju dari arah timur menuju barat. Saat tiba di lokasi, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Genio yang dikendarai korban bersama rekannya.
Diduga, pengendara sepeda motor berusaha mendahului kendaraan lain di depannya dengan mengambil jalur kanan. Namun karena jarak terlalu dekat dengan kendaraan dari arah berlawanan, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan keras mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pembonceng mengalami luka-luka.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di sekitar lokasi kejadian.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan yang terlibat dengan kerugian materiil yang masih dalam pendataan pihak berwenang.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi pengendara muda agar lebih berhati-hati saat berkendara dan tidak memaksakan diri mendahului kendaraan apabila kondisi jalan tidak memungkinkan.
Masyarakat berharap adanya peningkatan edukasi keselamatan berkendara kepada kalangan pelajar guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Bojonegoro.(red)