JAKARTA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPP AWPI), Hengki Ahmat Jazuli, mengajak insan pers dan seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan, demokrasi, serta semangat membangun bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Hengki Ahmat Jazuli dalam wawancara pada Minggu (9/8/2026). Ia menilai peringatan kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus meneruskan cita-cita kemerdekaan melalui karya dan pengabdian.
Menurut Hengki, menjaga kemerdekaan merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Persatuan, keadilan, demokrasi, serta kepedulian terhadap kepentingan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengisi kemerdekaan di tengah berbagai tantangan zaman.
“Kemerdekaan bukan sekadar mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat demokrasi, menegakkan keadilan, dan mengisi kemerdekaan dengan karya serta pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Hengki.
### Pers Profesional sebagai Pilar Demokrasi
Dalam kesempatan tersebut, Hengki turut menyoroti posisi pers dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi membuat masyarakat semakin mudah memperoleh informasi, namun pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan berupa derasnya penyebaran informasi yang belum tentu terverifikasi.
Karena itu, ia menekankan pentingnya wartawan menjalankan tugas jurnalistik dengan mengedepankan akurasi, keberimbangan, independensi, serta tanggung jawab kepada publik.
Sebagai organisasi profesi wartawan, DPP AWPI, menurut Hengki, berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas, profesionalisme, integritas, dan etika jurnalistik bagi para anggotanya.
“Pers harus menjadi bagian dari solusi. Wartawan harus mampu memberikan informasi yang benar, berimbang dan bertanggung jawab. Profesionalisme dan integritas harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” tegasnya.
### Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan
Hengki juga mengajak masyarakat menjadikan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum mempererat persaudaraan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia menilai perbedaan pilihan, pandangan, maupun latar belakang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat yang harus disikapi secara dewasa dan tidak dijadikan alasan untuk memecah persatuan.
“Mari kita jadikan kemerdekaan ini sebagai momentum untuk terus berkarya, bersatu dalam keberagaman, menjaga keutuhan NKRI, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju, adil, dan bermartabat,” katanya.
Menurutnya, semangat tersebut juga perlu ditanamkan kepada generasi muda agar perjuangan para pahlawan dapat diteruskan melalui pendidikan, kreativitas, karya, dan kontribusi positif bagi bangsa.
### AWPI Kawal Kemerdekaan dan Pembangunan
Menutup keterangannya, Hengki Ahmat Jazuli menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar DPP AWPI, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Mari kita rawat kemerdekaan, kita jaga persatuan, dan kita isi kemerdekaan dengan karya terbaik untuk Indonesia,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawal perjalanan bangsa melalui pemberitaan yang profesional, independen, berimbang, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Dengan pers yang profesional, kita kawal kemerdekaan dan pembangunan Indonesia,” pungkas Hengki.
(Red)