BOJONEGORO - BuruFaktaNews.My.Id - Proyek peningkatan lingkungan di Kelurahan Banjarejo, Kabupaten Bojonegoro, yang bernilai lebih dari Rp700 juta rupiah menuai sorotan. Penggunaan material yang diduga tidak memenuhi standar SNI serta belum terpasangnya papan informasi proyek di lokasi kerja memicu pertanyaan terkait pengawasan dan keterbukaan informasi publik.
Proyek yang bernama paket "Konsolidasi Peningkatan Jalan Lingkungan RT 16 RW 3, Gg. Sogi I dan Gg. Sogi II RT 17 dan 18 RW 3 Kelurahan Banjarejo" ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp702.380.000,00 dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp702.313.729,92. Berdasarkan data dari sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bojonegoro, pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV. Bersaudara yang beralamat di Jl. Mawar RT 06/RW 02, Desa Siwalan, Kecamatan Sugihwaras.
Saat dikonfirmasi di lokasi pekerjaan, salah satu tenaga kerja di lapangan membenarkan bahwa papan informasi proyek belum terpasang sejak kegiatan dimulai. Ia juga menyebutkan material u-ditch yang digunakan dikirim dari wilayah Kecamatan Sugihwaras.
“U-ditch ini pengiriman dari Desa Sugihwaras, Mas. Untuk papan informasi memang belum dipasang. Pekerjaan ini dari Dinas PU Cipta Karya,” ungkap pekerja yang enggan menyebutkan identitasnya, Rabu (16/7/2026).
Terkait dugaan penggunaan material non-SNI dan ketiadaan papan informasi, awak media telah berupaya meminta keterangan kepada Kepala Bidang PJU Dinas PKP Cipta Karya Bojonegoro, Zaifudin. Hingga berita ini diturunkan, ia belum memberikan penjelasan substantif terkait persoalan tersebut.
“Akan kita cek dulu,” ujar Zaifudin secara singkat.
Masyarakat berharap pernyataan tersebut bukan sekadar peredam informasi, melainkan bentuk komitmen untuk segera meninjau lokasi dan menindaklanjuti dugaan pelanggaran. Pasalnya, keterlambatan penanganan dikhawatirkan memperparah risiko kerusakan struktur drainase yang telah terpasang.
Publik pun menantikan langkah tegas dari Inspektorat serta aparat penegak hukum untuk melakukan audit menyeluruh, agar anggaran negara tidak terbuang sia-sia untuk infrastruktur yang kualitasnya diragukan.
Catatan Penulisan:Redaksi
BuruFaktaNews.My.Id
Dilarang menyalin tanpa izin redaksi