🔥 Breaking News
Update berita nasional • Politik • Hukum • Kriminal • Daerah • Internasional • Ekonomi • Cepat • Akurat • Terpercaya • Update berita nasional • Politik • Hukum • Kriminal • Daerah • Internasional • Ekonomi • Cepat • Akurat • Terpercaya •

Puluhan Siswa SD Ketanggi Blora Sakit Usai Terima MBG, Penyebab Masih Diselidiki

BLORA // BuruFaktaNews.My.Id // Sejumlah siswa SD Negeri Ketanggi, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora dilaporkan mengalami keluhan kesehatan usai mengonsumsi menu dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (20/7/2026). Para siswa yang terdampak telah dirujuk ke Puskesmas Ngawen untuk mendapatkan penanganan medis.
 
Informasi yang dihimpun menyebutkan puluhan siswa dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Salah satu warga yang mengetahui kejadian itu, Lilik, menyebutkan jumlah siswa yang mengalami keluhan sekitar 20 orang.
 
“Ada sekitar 20 anak yang dibawa ke Puskesmas,” ujarnya singkat.
 
Kabar ini juga menyebar di media sosial, di mana warganet membagikan foto siswa yang sedang dirawat serta menyampaikan dugaan sementara bahwa keluhan muncul setelah mengonsumsi susu dalam menu MBG.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edy Widayat, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.
 
“Benar ada laporan siswa yang sakit, saat ini mereka sedang mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Ngawen,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media.
 
Edy menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami siswa. Tim kesehatan masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman fakta, sehingga belum bisa menyimpulkan apakah sumber masalah berasal dari menu Program Makan Bergizi Gratis atau faktor lain.
 
Hingga berita ini diturunkan, petugas medis masih memantau kondisi dan memberikan perawatan kepada siswa. Sementara itu pihak sekolah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendata jumlah pasti siswa yang terdampak serta menelusuri kronologi kejadian.
 
Perlu diketahui, pada November 2025 lalu juga terjadi kasus serupa di SMP Negeri 1 Blora, di mana ratusan siswa mengalami gangguan pencernaan usai menerima menu MBG. Hasil pemeriksaan laboratorium saat itu menunjukkan adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli).
 
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi berwenang segera melakukan investigasi menyeluruh, termasuk pemeriksaan sampel makanan/minuman, guna menemukan penyebab akurat dan mencegah kejadian serupa terulang.(Red/Tim) 
Lebih baru Lebih lama